Mengobati Mata Minus Tradisional

Mengobati Mata Minus Tradisional

 

Mengobati Mata Minus Tradisional, Miopia merupakan istilah kedokteran untuk rabun jauh atau yang lebih dikenal dengan mata minus. Mata minus merupakan suatu kondisi di mana mata memiliki kemampuan melihat objek yang dekat, namun kabur dan kehilangan fokus jika melihat objek yang berada jauh dari mata. Secara bahasa, istilah myopia sebenarnya berasal dari bahasa Yunani kuno yang memiliki arti menyipitkan atau menyempitkan  mata.

Mengobati Mata Minus Tradisional

Mengobati Mata Minus Tradisional

Orang yang menderita kelainan ini cenderung terbiasa menyipitkan mata untuk melihat dengan lebih jelas objek yang jauh jaraknya dari jangkauan mata. Ini merupakan salah satu karakteristik utama yang dialami penderita miopia atau mata minus.

Gejala mata minus sangat beragam dan dapat terjadi pada siapa saja dan dari segala umur. Tetapi kondisi ini umumnya mulai dirasakan oleh pengidapnya pada masa kanak-kanak hingga usia sekolah. Berikut ini adalah gejala-gejala mata minus yang muncul secara umum :

  • Pandangan kabur saat melihat objek yang jauh sehingga sering menyipitkan mata, misalnya kesulitan melihat huruf di papan tulis.
  • Sakit kepala karena mata bekerja secara berlebihan.
  • Frekuensi mengedipkan mata yang berlebihan
  • Sering menggosok mata.
  • Terlihat tidak menyadari keberadaan objek yang jauh.

Gejala tersebut perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Misalnya pada lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata.

Mengobati Mata Minus Tradisional

Untuk mengatasi rabun jauh, anda bisa memanfaatkan tanaman-tanaman herbal yang umum dijumpai di pelarangan. Selain itu, terapi pijat dan melatih pergerakan mata akan sangat membantu dalam menyembuhkan mata minus secara alami. Berikut ini beberapa cara mengobati mata minus tradisional dan bisa anda aplikasikan di rumah :

  1. Mengobati Mata Minus Tradisional Menggunakan Daun Sirih

Daun sirih adalah tanaman herbal paling populer di pengobatan tradisional ala Indonesia. Kandungan daun sirih yang bermanfaat bagi kesehatan seperti minyak atsiri sebagai antioksidan, zat antijamur dan zat antiseptik di seluruh bagiannya. Untuk cara mengobati mata minus tradisional menggunakan daun sirih ada dua cara. Yang pertama adalah dengan menempelkan daun sirih pada permukaan mata ketiku sedang tidur. Sedangkan yang kedua adalah dengan mencelupkan daun sirih pada air panas dan setelah air menjadi hangat suam, air tersebut digunakan untuk mencuci mata dengan cara mengedip-ngedipkan mata di permukaan air (dirimbang).

  1. Mengobati Mata Minus Tradisional Dengan Keben

Mengobati mata minus tradisional dengan keben. Keben atau Barringtonia asiatica Kurz adalah tanaman yang berasal dari Papua (Irian). Biji dan buah keben inilah yang dapat digunakan sebagai tetes mata untuk obat mata minus. Biji buah keben jika digunakan sebagai obat tetes guna sebagai obat mata minus ternyata dapat menghilangkan secara permanent. Ekstrak biji keben dapat menyegarkan saraf optik mata yang sudah lemah, sehingga mata yang minus dan silindris dapat menjadi normal kembali.

  1. Mengobati Mata Minus Tradisional Dengan Kitolod

Mengobati mata minus tradisional dengan kitolod. Orang jawa lebih mengenalnya dengan sebutan “bunga kintolo”. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di sawah, ladang maupun di semak-semak. Bentuknya panjang, warnanya putih mirip bunga melati. Cara penggunaan tanaman kitolod untuk mengobati mata minus tradisional adalah :

  • Cabut 3 helai bunga kitolod segar sampai pangkalnya
  • Masukkan ke dalam mangkok, lalu haluskan dengan sendok makan
  • Tambahkan dengan 6 sendok makan air yang telah mendidih
  • Aduk lalu diamkan sampai dingin
  • Saring dan pisahkan ampasnya
  • Masukkan air tapisan ke dalam cepuk mata ( gelas perendam mata )
  • Rendam mata sekitar 3 menit sambil dikedip-kedipkan – ulangi sampai 3 ( tiga ) kali
  • Ulang cara tersebut secara rutin beberapa hari
  1. Mengobati Mata Minus Tradisional Mengkonsumsi Buah Sumber Vitamin C

Semua jenis buah yang mengandung vitamin C dalam jumlah yang tinggi sangat baik untuk cara mengobati mata minus dan mencegahnya. Berbagai jenis buah yang sangat disarankan adalah seperti jeruk, stroberi, lemin, anggur, jeruk bali dan markisa. Buah-buahan ini bisa mencegah berbagai jenis kerusakan karena mata karena kurang nutrisi.

  1. Mengobati Mata Minus Tradisional Dengan Mengkonsumsi Sayuran Hijau

Berbagai jenis sayuran hijau seperti bayam, kangkung, sawi hijau, selada, daun kale dan sayuran lain mengandung lutein dan zeaxanthin yang bisa mencegah katarak dan pembentukan lapisan pada kornea mata. Selain itu, berbagai jenis makanan yang mengandung bahan antioksidan seperti brokoli dan kacang polong juga sangat baik.

  1. Mengobati Mata Minus Tradisional Dengan Mengkonsumsi Sumber Kacang-Kacangan

Berbagai jenis kacang-kacangan sangat baik untuk memelihara kesehatan mata karena mengandung asam lemak omega 3 dan juga makanan yang mengandung vitamin E. Berbagai jenis kacang-kacangan yang bisa membantu mengobati mata minus tradisional antara lain adalah almond, kacang pistachio, mete, dan walnut.

Selain dengan cara diatas, cara mengobati mata minus tradisional dapat dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen mata S-Lutena. Cara mengobati mata minus ampuh tanpa efeksamping dan terbukti ampuh untuk cara mengobati minus. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam super lutein.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Mengobati Mata Minus Tradisional

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*