Mata Minus Sakit Kepala

Mata Minus Sakit Kepala

 

Mata minus atau rabun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh. Orang yang menderita kelainan ini cenderung terbiasa menyipitkan mata untuk melihat dengan lebih jelas objek yang jauh jaraknya dari jangkauan mata. Ini merupakan salah satu karakteristik utama yang dialami penderita miopia atau mata minus.

Mata Minus Sakit Kepala

Mata Minus Sakit Kepala

Banyak orang yang baru menyadari akan kondisi mata minusnya yang terlanjur tinggi. Jika sudah begitu, tentunya pengobatanpun akan lebih sulit dan butuh waktu lebih lama untuk penyembuhannya. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk mengetahui ciri-ciri mata minus sejak dini untuk penanganan yang lebih awal.

Mengapa mata minus dapat menyebabkan sakit kepala? Penyakit sakit kepala atau pusing seringkali membuat penderitanya serasa bumi goncang, terbalik dan bergerak. Itu alami. Biasanya pusing muncul di saat sakit flu, demam, sakit gigi dan penyebab lainnya.

Pusing juga dapat diakibatkan oleh mata minus yang mengganggu jarak pandangan mata, membuat mata lelah karena kornea mata tertekan terlalu lama digunakan untuk melihat objek sama dalam waktu lama dan menganggu konsentrasi saraf otak dan menyebabkan pusing di kepala.

Penyebab Sakit Kepala Terus Menerus

Bagi Anda yang kebetulan mengalami mata minus dan diharuskan memakai kacamata, terkadang mengalami banyak kendala penghlihatan dan kendala lainnya salah satunya sakit kepala. Secara umum, orang yang tidak mengalami mata minus lalu memakai kacamata minus dapat menyebabkan sakit kepala. Demikian pula bagi yang mengalami mata minus. Seringkali salah pemakaian kaca mata atau tidak tepat sesuai ukuran minus mata dapat menyebabkan sakit kepala serta pusing (vertigo).

Selain itu, mata minus juga dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala bila penderitanya berada dalam kondisi berikut ini:

  1. Jarak pandang sangat dekat ketika membaca buku, koran, majalah atau ketika nonton tv, main video games, menggunakan komputer, laptop atau ponsel seluler. Minimal seharusnya 25 cm, ini malah kurang dari 25 cm bahkan kurang dari 10-15 cm.
  1. Posisi membaca dan menonton. Misalnya sambil tidur-tiduran dan lain-lain.
  1. Berlama-lama di depan layar laptop, komputer atau objek pandang yang sama dalam waktu relatif lama. Misalnya ketika bekerja di kantor, yang dilihat dari jam 7 pagi hingga jam 4 sore hanya layar komputer, atau setumpuk berkas atau hanya dinding kantor. Hal tersebut mengakibatkan mata lelah, kering dan memicu sakit kepala.
  1. Berada di tempat serba sempit seperti ruang kantor, gudang, ruang kelas dan sejenisnya. Usahakan dalam jeda waktu tertentu, keluar sejenak, lenturkan otot mata dengan melihat yang jauh, terutama yang berwarna hijau seperti pepohonan.
  1. Secara sederhanya, mata akan lelah bila fokus pada satu objek dalam waktu sangat lama. Sehingga menjadi minus dan pusing.
  1. Kurang menyesuaikan pandangan. Ini tidak hanya menimpa pada mata minus, tetapi juga mata normal. Jarak terlalu jauh, terlalu dekat, atau terlalu kecil, mata dipaksa untuk melihat dan menerjemahkan apa yang dilihat mata. Ini juga dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala.

Sakit Kepala Akibat Mata Minus

Di samping disebabkan hal-hal di atas, mata minus juga dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala ketika kurang tepat dalam pemakaian kacamata. Pemakaian dan posisi letak kacamata harus benar-benar diperhatikan jika ingin aman, nyaman, dan tidak mengakibatkan pusing di kepala.

  1. Bila Anda menggunakan lensa minus berbeda antara mata kanan dan mata kiri (dioptri), maka biasanya akan pusing di awal memakainya hingga terbiasa.
  1. Bila lensa minus Anda melebihi 2.5, biasanya jarak pandang di area kiri mata terlihat kabur dan ini juga bisa menyebabkan pusing di awal memakainya.
  1. Bila frame atau penyangga kacamata terlalu berat atau terlalu terpasang kencang di pucuk hidung atau telinga, juga dapat menyebabkan pusing karena terasa miring.

Penyakit mata minus bisa dicegah selama kita bisa menjaga kesehatan mata, makanan yang dikonsumsi, mengistirahatkan mata saat mata lelah, kurangi membaca di tempat yang pencahayaan lampunya kurang, membaca dengan jarak yang relatif dekat, jika kita bisa menjaga pola hidup sehat untuk kesehatan mata, maka penyakit mata plus ataupun penyakit mata minus tidak akan terjadi pada kita.

Solusi Mengatasi Mata Minus Terbukti Ampuh Dan Tanpa Efek Samping

S-Lutena (Super Lutein) adalah sebuah terobosan terbaru dunia herbal yang berasal dari negeri sakura Jepang. Ia hadir sebagai sebuah solusi terbaik obat mata yang menyelaraskan kebutuhan lutein harian tubuh kita yang diyakini sebagai anti oksidan pelindung mata Kita. Selain sebagai suplemen mata, S Lutena juga merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam super lutein.Obat Mata Minus Herbal

Obat Mata Minus HerbalKesemua karotein inilah yang membantu tubuh kita untuk melindungi tubuh kita dari radikal bebas akibat oksidan. Sebagai antioksida yang menghalang daripada radikal bebas yang berbahaya. Radikal bebas ialah punca utama terjadinya pelbagai penyakit kronik. Sebagai penapis cahaya ungu yang terdapat pada cahaya lampu dan cahaya matahari. Ia dipercayai dapat merangsang pengoksidaan dan radikal bebas kulit dan mata.

Lutein dan zeaxanthin adalah jumlah terbanyak yang terdapat dalam kanta dan retina mata. Berfungsi sebagai antioksida dengan melindungi mata daripada kerosakan akibat daripada ketidakstabilan atom atau radikal bebas. Menapis mata daripada cahaya ungu yang tinggi.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Mata Minus Sakit Kepala

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*