Mata Minus Deteksi Sejak Dini

Mata Minus Deteksi Sejak Dini

 

Mata Minus Deteksi Sejak Dini

Mata Minus Deteksi Sejak Dini

Mata minus merupakan gangguan yang terjadi pada mata sehingga membuat seseorang tidak dapat melihat benda pada jarak yang terlalu jauh. Masalah mata minus dapat dialami oleh siapa saja, tak peduli pria, wanita, anak-anak maupun orang dewasa. Adapun penyebab mata minus umumnya disebabkan akibat dari sering membaca dalam keadaan gelap atau tidak mendapatkan pencahayaan yang memadai, membaca sambil berbaring, TV, terkena pancaran radiasi monitor, atau ponsel dan sebagainya.

Bagi para penderita minus, biasanya akan disarankan untuk menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk membantu penglihatannya. Hanya saja, dua metode ini tidak dapat langsung mengurangi minus pada mata.

Gejala Mata Minus

Ada beberapa gejala yang akan dirasakan oleh para penderita mata yang minus, untuk penderita rabun jauh (miopia, mata minus), sumbu matanya terlalu cembung sehingga bayangan benda jatuh dari retina. Akibatnya, beda yang jauh tidak akan terlihat jelas. Tanpa bantuan kacamata, penderita rabun jauh akan mengalami sakit kepala dan rasa nyeri pada mata.

Gejala yang dapat menandakan bahwa Anda menderita  minus diantaranya sakit kepala (terutama dibagian depan mata), mata yang sering berair, mata perih dan berat. Kondisi seperti ini biasanya akan membaik jika mata diistirahatkan atau dengan menggunakan obat-obatan penawar rasa nyeri. Namun demikian, cara ini tidak dapat dipastikan akan bertahan lama.

Mendeteksi Mata Minus

Mendeteksi mata minus sejak dini adalah salah satu upaya agar minus tidak bertambah parah. Tes beikut ini bisa Anda gunakan untuk mengetahui apakah Anda menderita rabun dekat atau rabun jauh. Namun tes ini hanya digunkan sebagai tes awal. Untuk hasil diagnosa yang lebih tepat, Anda bisa datang langsung ke dokter spesialis mata.

Untuk mengikuti tes ini dengan benar , Anda harus menempatkan diri pada jarak tertentu dari layar komputer / laptop:

  • 20 meter untuk layar komputer / laptop ukuran 20″(dua puluh inchi),
  • 50 meter untuk layar komputer / laptop ukuran a 17″(tujuh belas inchi),
  • 1meter untuk layar komputer / laptop ukuran 15″(lima belas inchi),
  • 75cm untuk layar komputer / laptop ukuran 14″ (empat belas inchi).

Setelah Anda menempatkan diri pada jarak yang telah ditentukan, Tutup salah satu mata dengan telapak tangan Anda , tanpa menekan , kemudian lihat gambar dibawah ini .

Tes Mata MinusPusatkan pandangan Anda pada huruf O hitam pada kotak merah atau kotak hijau. Tutup mata lainnya dan mulai tes lagi .

Respon yang muncul: Jarak penglihatan Anda berkurang / agak kabur atau lebih tajam dan lebih hitam , ketika melihat huruf O baik dalam kotak merah atau kotak warna hijau .

Hasil Tes

Secara umum, jika Anda melihat huruf O hitam atau lebih tajam di bagian merah , Anda mungkin memiliki miopia atau memiliki kecenderungan rabun dekat . Sebaliknya, jika Anda melihat huruf O hitam atau tajam di bagian hijau , Anda mungkin hyperope dan memiliki hyperopia . Untuk mengetahui hasil yang lebih pasti mengenai mata minus ini sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan langsung ke dokter spesialis mata. Semakin dini mata minus terdeteksi maka semakin mudah untuk diobati.

Cara Mencegah Mata Minus

Mencegah lebih baik daripada mengobati kata bijak ini tentu sering kita dengar. Ada baiknya kita menerapkan kata bijak itu dalam keseharian kita agar kita terhindar dari penykit serta terhindar dari penyakit mata minus. Berikut ini adalah cara mencegah mata mins agar tidak bertambah, antara lain :

  • Menjaga jarak baca 40-45 cm pada buku dan jarak pandang 60 cm pada layar komputer.
  • Pastikan anak memakai kacamatanya secara rutin.
  • Makan makanan yang cukup gizi untuk kesehatan mata.
  • Perhatikan sistem pencahayaan saat anak beraktivitas seperti membaca dan menonton TV.
  • Tiap kali membaca buku, selingi dengan melihat hal yang ada di sekitar sebelum membaca lebih lanjut lagi.
  • Pemeriksaan rutin.

Untuk meningkatkan kesehatan mata dan untuk mencegah mata mins, sebaiknya sering mengasup makanan yang mengandung antioksidan untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan mata. Yang juga tak kalah penting adalah beristirahat, termasuk mengurangi paparan pemakaian gadget untuk menghindari terjadinya mata minus.

Mata Minus Deteksi Sejak Dini

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*