Mata Minus Dan Gejala

Mata Minus Dan Gejala

Mata minus atau rabun jauh adalah kondisi mata yang menyebabkan objek yang dekat terlihat jelas sementara objek yang jauh terlihat kabur. Kondisi ini juga disebut dengan istilah miopia. Kebanyakan terjadinya mata minus mungkin sering melakukan pekerjaan dan membaca materi atau artikel dengan pandangan mata yang terlalu dekat. Sehingga otot yang mengatur pengelihat kita terlalu tegang dan fokus.

Mata Minus Dan Gejala

Mata Minus Dan Gejala

Tingkat keparahan mata minus sangat beragam dan berbeda-beda pada tiap penderita. Pengidap mata minus atau rabun jauh ringan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Sedangkan mata min yang tergolong parah akan memengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus ditangani dengan seksama.

Penyebab utama dari mata min adalah kelengkungan kornea yang lebih pendek serta sumbu bola mata yang terlalu panjang. Kedua hal tersebut dapat diperoleh melalui orang tua atau keturunan. Namun apabila bukan keturunan, mata minus bisa diakibatkan karena aktivitas dekat terlalu lama, misalnya banyak membaca atau terlalu lama bekerja dengan komputer.

Biasanya mata min terjadi jika kita sering berkerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama. Ketika ini terjadi otot di mata kita yang mengatur fokus mata akan terbiasa dengan kondisi seperti ini. Menggunakan kacamata untuk mengkoreksi mata minus akan memaksa otot mata Anda untuk terbiasa dengan kondisi yang tidak normal sehingga dapat membuat mata minus semakin parah ketika anda tetap melalukan pekerjaan rutin secara dekat.

Gejala Mata Minus atau Miopi

Gejala mata min sangat beragam dan dapat terjadi pada siapa saja dan dari segala umur. Tetapi kondisi ini umumnya mulai dirasakan oleh pengidapnya pada masa kanak-kanak hingga usia sekolah. Berikut ini adalah gejala – gejala mata min yang muncul secara umum, antara lain :

  • Objek dekat bisa terlihat, sedangkan objek jauh terlihat kabur
  • Mengecilkan mata ketika melihat objek jauh
  • Tidak dapat melihat papan hitam dengan jelas
  • Terlalu dekat dengan buku ketika membaca
  • Sering sakit kepala
  • Mata berair
  • Cepat merasa lelah
  • Sering merasa nyeri mata
  • Harus menyipitkan mata untuk melihat benda-benda pada jarak wajar yang seharusnya dapat dilihat dengan mata normal
  • Sering mengeluh pandangan kabur atau berbayang ketika melihat dalam objek dalam jarak dekat atau jauh
  • Gejala Mata minus yang berikutnya, yaitu Membutuhkan jarak pandang dekat dengan objek agar terlihat lebih jelas
  • Gejala mata minus lainnya adalah jalan sering kesandung, jatuh dan suka menabrak-nabrak karena tidak bisa fokus lihat objek.

Gejala mata minus perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Misalnya pada lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata.

Cara Mencegah Mata Minus Dan Silinder

Mencegah lebih baik daripada mengobati kata bijak ini tentu sering kita dengar. Ada baiknya kita menerapkan kata bijak itu dalam keseharian kita agar kita terhindar dari penykit serta terhindar dari penyakit mata min. Berikut ini adalah cara mencegah penyakit mata min agar tidak bertambah, antara lain :

  • Menjaga jarak baca 40-45 cm pada buku dan jarak pandang 60 cm pada layar komputer.
  • Pastikan anak memakai kacamatanya secara rutin.
  • Makan makanan yang cukup gizi untuk kesehatan mata.
  • Perhatikan sistem pencahayaan saat anak beraktivitas seperti membaca dan menonton TV.
  • Tiap kali membaca buku, selingi dengan melihat hal yang ada di sekitar sebelum membaca lebih lanjut lagi.
  • Pemeriksaan rutin.

Untuk meningkatkan kesehatan mata dan untuk mencegah penyakit mata min, sebaiknya sering mengasup makanan yang mengandung antioksidan untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan mata. Yang juga tak kalah penting adalah beristirahat, termasuk mengurangi paparan pemakaian gadget untuk menghindari terjadinya mata minus.

Nah untuk Anda yang sedang mencari obat mata, kami punya SOLUSI AMPUH lainnya dalam mengobati berbagai penyakit mata dan penyakit lainnya, yaitu dengan mengkonsumsi suplemen S-Lutena. S.Lutena ini merupakan suplemen yang baik untuk kesehatan tubuh, mata serta memperbaiki metabolisme tubuh. S.Lutena tidak menimbulkan efeksamping dan sudah terbukti ampuh untuk mengobati berbagai penyakit. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam S-Lutena.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Mata Minus Dan Gejala

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*