Cara Mencegah Miopia

Cara Mencegah Miopia

 

Bagaimana cara mencegah miopia ? Mata minus atau rabun merupakan suatu keadaan dimana kita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas. Untuk mata minus sendiri dapat digolongkan menjadi dua yaitu mata minus rabun jauh dan rabun dekat. Mata minus abun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh.

Cara Mencegah Miopia

Cara Mencegah Miopia

Minus mata banyak terjadi disebabkan oleh radiasi yang terlalu berlebihan pada mata. Menonton televisi atau berada di depan komputer maupun laptop dengan jarak yang terlalu dekat dapat menyebabkan minus pada mata. Ketika Anda melihat objek yang terlalu dekat, otot mata Anda akan mengatur fokus mata Anda sehingga dapat terbiasa dengan kondisi ini. Oleh sebab itu, ketika Anda memakai kacamata, otot yang tadinya sudah menyesuaikan diri justru akan membuat minus mata semakin parah. Apalagi ketika Anda tetap melakukan kegiatan rutin dari jarak yang terlalu dekat.

Bagaimana Cara Mencegah Miopia ?

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai cara mencegah miopia, antara lain :

  1. Konsumsi Buah Dan Sayuran

Jika anda suka atau memang diharuskan bekerja di depan komputer, maka salah satu cara mencegah miopia yakni dengan mengkonsumsi buah dan sayuran. Sayuran yang paling direkomendasikan yakni wortel, karena wortel mengandung beta karoten dan juga Vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata selain itu juga dapat mencegah agar mata tidak rusak.

  1. Mencegah Mata Minus Dengan Menjaga Jarak Pandang

Ini adalah sebab utama seseorang terkena mata minus rabun dekat, yakni melihat objek seperti menonton televisi secara dekat. Cara mencegah miopia dengan cara mengatur jarak pandang anda sampai kira-kira 50-100 cm dari layar tv. Selain itu bagi yang suka membaca buku juga usahakan tidak membaca sambil tiduran dan dengan cahaya yang kurang.

  1. Makan Makanan Yang Mengandung Vitamin A

Makan makanan yang mengandung vitamin A, seperti wortel, mangga, apel, dan lain-lain. Minumlah setiap hari, cara ini merupakan upaya atau cara mencegah miopia yang sangat mudah dipraktekkan karna bahan bakunya sangat mudah ditemukan.

  1. Mencegah Mata Minus Dengan Melatih Otot Mata

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya yaitu salah satu penyebab mata minus disebabkan mata berfokus terlalu lama pada suatu objek seperti layar ponsel sehingga otot mata lama kelamaan akan kaku. Jadi untuk mencegahnya dengan melatih otot mata anda, cara mencegah miopia yaitu fokuskan mata anda pada objek yang berada jauh, lalu objek yang dekat. Lakukanlah itu dengan rutin agar otot anda tidak kaku.

  1. Istirahatkan Mata

Cara mencegah miopia berikutnya yaitu dengan cara mengistirahatkan mata, karena jika terlalu lama maka akan terasa sakit. Pejamkanlah mata untuk beberapa menit atau jam, lalu mulailah pekerjaan anda kembali.

  1. Tidak Menggunakan Kacamata

Cara mencegah miopia berikutnya adalah bila melakukan kegiatan yang tidak memerlukan fungsi mata dengan keseluruhan, lepas saja kaca mata Anda (kalau memakainya). Bila menggunakan kacamata, pilih yang gagangnya dan lensanya ringan. Supaya mata tidak cepat lelah. Ini juga salah satu cara memcegah miopia.

  1. Mendapat Banyak Lutein dan Zeaxanthin

Pasti istilah ini sangat asing bukan? Sebenarnya Lutein merupakan karotenoid yang dapat ditemukan pada sayuran hijau yang mampu menjadi zat antioksidan serta melindungi mata dari radikal bebas. Contoh makanan yang mengandung Lutein antara lain bayam, brokoli, dll. Sama hal nya dengan Lutein, Zeaxanthin juga membantu melindungi mata. Contoh makanan yang mengandung Zeaxathin adalah kuning telur. Namun usahakan memakan kuning telur yang setengah matang agar zar Karotenoidnya tidak rusak ketika digoreng.

Cara mencegah miopia dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang baik untuk kesehatan mata Anda, mengkonsumsi suplemen mata juga dapat mencegah mata minus. Salah satu suplemen mata yang baik dan terbukti ampuh untuk mengobati sekaligus mencegah mata minus adalah S-Lutena. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam Super Lutein.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Cara Mencegah Miopia

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Penyebab Miopia, Apa Saja ?

Penyebab Miopia, Apa Saja ?

 

Rabun jauh, atau Miopia adalah gangguan tajam penglihatan atau mata kabur yang paling banyak dialami saat ini, miopi disebut juga sebagai mata minus. Berdasarkan studi semakin kesini jumlah penderitanya semakin banyak, terutama menyerang usia muda, mungkin ada keterkaitan miopi dengan maraknya penggunaan gadget seperti smartphone dan tablet belakangan ini.

Penyebab Miopia, Apa Saja ?

Penyebab Miopia, Apa Saja ?

Jika seseorang memiliki rabun jauh, maka biasanya akan mengalami kesulitan membaca marka (tanda-tanda) jalan, tulisan-tulisan berjarak jauh dan kseulitan melihat benda-benda jauh dengan jelas, namun akan masih dapat melihat dengan jelas pada jarak dekat, misalnya membaca dan menggunakan komputer. Tanda dan gejala miopia lainnya termasuk menyipitkan mata saat melihat objek yang jauh, ketegangan mata dan sakit kepala. Perasaan lelah saat berkendara atau bermain olahraga juga bisa menjadi gejala dari rabun jauh yang tidak dikoreksi, misalnya tidak menggunakan kaca mata.

Apa Saja Penyebab Miopia ?

Penyebab miopia yang utama adalah kelengkungan kornea yang lebih pendek serta sumbu bola mata yang terlalu panjang. Kedua hal tersebut dapat diperoleh melalui orang tua atau keturunan. Namun apabila bukan keturunan, mata minus bisa diakibatkan karena aktivitas dekat terlalu lama, misalnya banyak membaca atau terlalu lama bekerja dengan komputer. Namun masih ada beberapa faktor penyebab miopia selain hal diatas. Apa saja faktor penyebab miopia ? Berikut adalah penyebab miopia antara lain :

  1. Jarak terlalu dekat ketika membaca buku, menonton televisi, bermain videogames, main komputer, main hp ponsel, dll. Mata yang dipaksakan dapat merusak mata. Pelajari jarak aman aktivitas mata kita agar selalu terjaga kenormalannya.
  1. Terlalu lama beraktifitas pada jarak pandang yang sama seperti bekerja di depan komputer, di depan layar monitor, di depan mesin, di depan berkas, dan lain-lain. Mata butuh istirahat yang teratur dan sering agar tidak terus berkontraksi yang monoton.
  1. Tinggal di tempat yang sempit penuh sesak juga dapat menjadi penyebab miopia, karena mata kurang berkontraksi melihat yang jauh-jauh sehingga otot mata jadi tidak normal. Atur sedemikian rupa ruang rumah kita agar kita selalu bisa melihat jarak pandang yang jauh. Penyebab Miopia
  1. Kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan mata kita seperti membaca sambil tidur-tiduran, membaca di tempat yang gelap, membaca di bawah sinar matahari langsung yang silau, menatap sumber cahaya terang langsung, dan lain sebagainya.
  1. Terlalu lama berada di balik media transparan yang tidak cocok untuk mata. Terlalu lama mata berada di balik media transparan yang tidak cocok untuk mata dapat mengganggu kesehatan mata seperti sering kelamaan memakai helm, lama memakai kacamata yang tidak sesuai dengan mata normal kita, dan sebagainya.
  1. Kekurangan gizi yang dibutuhkan mata juga bisa memperlemah mata dan menjadi faktor penyebab miopia sehingga kurang mampu bekerja keras dan mudah untuk terkena rabun jika mata bekerja terlalu diporsir. Vitamin A, betakaroten, ekstrak billberry, alpukat, dan lain sebagainya bagus untuk mata.
  1. Banyak mengkonsumsi gula yang terlalu banyak. Disadari atau tidak ternyata penelitian mengungkapkan, bahwa banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, terutama gula dapat berpengaruh pada mata kita, jadi kita harus seimbang mengonsumsi makan dan minum yang sehat untuk suplay tubuh kita, dan terutama untuk kesehatan dan ketajaman mata kita.
  1. Kurangnya mendapat sinar matahari juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab miopia. Meskipun di awal saya mengatakan bahwa terkena sinar matahari itu dapat berpengaruh pada kesehatan mata, namun itu jika terlalu berlebihan, karena mata kita rentang pada sinar yang terlalu panas dan terik matahari secara langsung. Maka, untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup, bisa saya sarankan untuk sambil berolahraga kecil pada pagi hari untuk jalan-jalan sekalian melihat tanaman yang hijau-hijau segar, juga mendapat sinar matahari untuk pemenuhan rangsangan cahaya alami pada mata.

Itulah beberapa faktor penyebab miopi. Agar mata minus Anda tidak bertambah parah ada baiknya Anda menghindari hal-hal yang dapat menjadi faktor penyebab miopia. Dengan cara menjaga kesehatan serta kebersihan mata kita. Selain itu dapat pula meminum suplemen untuk mata salah satunya suplemen mata S-Lutena.

Penyebab Miopia, Apa Saja ?

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Gejala Miopia

Gejala Miopia

Seperti apa gejala miopia ? Miopia merupakan istilah kedokteran untuk rabun jauh atau yang lebih dikenal dengan mata minus. Mata minus merupakan suatu kondisi di mana mata memiliki kemampuan melihat objek yang dekat, namun kabur dan kehilangan fokus jika melihat objek yang berada jauh dari mata. Secara bahasa, istilah myopia sebenarnya berasal dari bahasa Yunani kuno yang memiliki arti menyipitkan atau menyempitkan  mata. Orang yang menderita kelainan ini cenderung terbiasa menyipitkan mata untuk melihat dengan lebih jelas objek yang jauh jaraknya dari jangkauan mata. Ini merupakan salah satu karakteristik utama yang dialami penderita miopia atau mata minus.

Gejala Miopia

Gejala Miopia

Orang yang tinggal di lingkungan perkotaan bisa dibilang mempunyai resiko lebih tinggi mengidap cacat mata dibanding dengan orang yang ada tinggal di desa. Fakta di lapangan mengungkapkan bahwa kebanyakan orang yang tinggal atau banyak beraktivitas di kota menghabiskan banyak waktu untuk bekerja atau berada di tempat yang jarak pandangnya yang tidak jauh dari jangkauan. Contoh aktivitasnya adalah semacam bekerja lama di depan monitor komputer, membaca buku dengan durasi yang lama, bekerja di dalam ruangan sempit yang tertutup, dan sebagainya.

Umunya, miopia atau mata minus terjadi karena adanya proses pemanjangan terutama pada sumbu bola mata, hal inilah yang membuat mata berbentuk bulat telur atau oval. Proses pemanjangan sumbu ini membuat media refraktif sulit untuk mengarahkan fokus berkas cahaya. Seiring dengan pemanjangan sumbu bola mata, maka derajat miopia juga turut bertambah.

Gejala Miopia

Gejala miopia sangat beragam dan dapat terjadi pada siapa saja dan dari segala umur. Tetapi kondisi ini umumnya mulai dirasakan oleh pengidapnya pada masa kanak-kanak hingga usia sekolah. Berikut ini adalah gejala – gejala miopia yang muncul secara umum, antara lain :

  • Gejala miopia yang pertama yaitu objek dekat bisa terlihat, sedangkan objek jauh terlihat kabur
  • Gejala miopia yang kedua adalah mengecilkan mata ketika melihat objek jauh
  • Gejala miopia berikutnya adalah tidak dapat melihat papan hitam dengan jelas
  • Terlalu dekat dengan buku ketika membaca
  • Gejala awal mata rabun jauh yang selanjutnya, yaitu Sering sakit kepala
  • Mata berair
  • Cepat merasa lelah
  • Sering merasa nyeri mata
  • Gejala miopia yang selanjutnya, yaitu Harus menyipitkan mata untuk melihat benda-benda pada jarak wajar yang seharusnya dapat dilihat dengan mata normal
  • Sering mengeluh pandangan kabur atau berbayang ketika melihat dalam objek dalam jarak dekat atau jauh
  • Gejala miopia yang berikutnya, yaitu Membutuhkan jarak pandang dekat dengan objek agar terlihat lebih jelas
  • Gejala miopia lainnya adalah jalan sering kesandung, jatuh dan suka menabrak-nabrak karena tidak bisa fokus lihat objek.

Gejala miopia tersebut perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Misalnya pada lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata.

Cara Mengobati Mata Rabun Jauh

Rabun jauh atau mata minus dapat dikoreksi dengan kacamata, lensa kontak atau bedah refraktif. Apapun yang akan dilakukan tujuannya adalah sama, yaitu agar bayangan objek atau cahaya jatuh tepat dipermukaan retina. Jika yang digunakan adalah kata mata atau lensa kontak, maka membutuhkan lensa yang negatif (makanya disebut dengan mata minus) atau konkaf (lensa cekung) agar cahaya jatuh lebih jauh, berbeda dengan lensa cembung (konveks) yang membuat cahanya mengumpul dan jatuh lebih dekat, maka dari itu lensa cembung digunakan untuk rabun dekat (mata plus) dan sebaliknya lensa cekung digunakan untuk rabuh jauh (mata minus).

Obat Mata Minus HerbalUntuk meningkatkan kesehatan mata dan untuk mencegah dan mengatasi gejala mata rabun jauh, sebaiknya sering mengasup makanan yang mengandung antioksidan untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan mata. Yang juga tak kalah penting adalah beristirahat, termasuk mengurangi paparan pemakaian gadget untuk menghindari terjadinya mata minus pada balita.

Selain dengan cara tersebut, Anda juga bisa mengatasi mata minus dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Gejala Miopia

Posted in Cara mengobati mata minus, Gejala mata minus, Mata minus, Mengurangi Mata Minus, Obat Mata Minus, Penyebab mata minus | Leave a comment

Miopia Pada Mata

Miopia Pada Mata

 

Miopia pada mata (rabun jauh) atau yang sering kita kenal mata minus merupakan suatu kondisi dimana seseorang dapat melihat objek pada jarak dekat dengan baik (contohnya ketika membaca buku atau bekerja dengan komputer) tetapi mengalami gangguan ketika melihat objek yang jauh (contohnya rambu lalu lintas atau nomor bus). Miopia biasanya terjadi karena mata tidak dapat memfokuskan cahaya yang masuk untuk jatuh ke retina, bagian mata yang berfungsi untuk melihat.

Miopia Pada Mata

Miopia Pada Mata

Tingkat keparahan miopia pada mata sangat beragam dan berbeda-beda pada tiap penderita. Pengidap rabun jauh ringan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Sedangkan rabun jauh yang tergolong parah akan memengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus ditangani dengan seksama.

Gejala Miopia Pada Mata

Gejala miopia pada mata sangat beragam dan dapat terjadi pada siapa saja dan dari segala umur. Tetapi kondisi ini umumnya mulai dirasakan oleh pengidapnya pada masa kanak-kanak hingga usia sekolah. Berikut ini adalah gejala – gejala miopia pada mata yang muncul secara umum, antara lain :

  • Objek dekat bisa terlihat, sedangkan objek jauh terlihat kabur
  • Mengecilkan mata ketika melihat objek jauh
  • Tidak dapat melihat papan hitam dengan jelas
  • Terlalu dekat dengan buku ketika membaca
  • Sering sakit kepala
  • Mata berair
  • Cepat merasa lelah
  • Sering merasa nyeri mata
  • Harus menyipitkan mata untuk melihat benda-benda pada jarak wajar yang seharusnya dapat dilihat dengan mata normal
  • Sering mengeluh pandangan kabur atau berbayang ketika melihat dalam objek dalam jarak dekat atau jauh
  • Membutuhkan jarak pandang dekat dengan objek agar terlihat lebih jelas
  • Jalan sering kesandung, jatuh dan suka menabrak-nabrak karena tidak bisa fokus lihat objek.

Gejala miopia pada mata perlahan-lahan akan makin parah seiring bertambahnya usia dan perkembangan mata. Misalnya pada lansia, penurunan kemampuan mata biasanya berhubungan dengan terbentuknya katarak pada lensa mata.

Penyebab Miopia Pada Mata

Penyebab miopia pada mata dapat bersifat keturunan (herediter), ketegangan visual atau faktor lingkungan. Faktor herediter pada miopi pengaruhnya lebih kecil dari faktor ketegangan visual. Terjadinya miopi lebih dipengaruhi oleh bagaimana seseorang menggunakan penglihatannya, dalam hal ini seseorang yang lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer atau seseorang yang menghabiskan banyak waktunya dengan membaca tanpa istirahat akan lebih besar kemungkinannya untuk menderita miopi. Faktor lingkungan juga dapat memengaruhi misalnya pada rabun malam yang disebabkan oleh kesulitan mata untuk memfokuskan cahaya dan membesarnya pupil, keduanya karena kurangnya cahaya, menyebabkan cahaya yang masuk kedalam mata tidak difokuskan dengan baik.

Dapat juga terjadi keadaan pseudo-miopi atau miopi palsu disebabkan ketegangan mata karena melakukan kerja jarak dekat dalam waktu yang lama. Penglihatan mata akan pulih setelah mata diistirahatkan.

Cara Mencegah Miopia Pada Mata

Mencegah lebih baik daripada mengobati kata bijak ini tentu sering kita dengar. Ada baiknya kita menerapkan kata bijak itu dalam keseharian kita agar kita terhindar dari penykit serta terhindar dari penyakit minus mata. Berikut ini adalah cara mencegah penyakit mata minus agar tidak bertambah, antara lain :

  • Menjaga jarak baca 40-45 cm pada buku dan jarak pandang 60 cm pada layar komputer.
  • Pastikan anak memakai kacamatanya secara rutin.
  • Makan makanan yang cukup gizi untuk kesehatan mata.
  • Perhatikan sistem pencahayaan saat anak beraktivitas seperti membaca dan menonton TV.
  • Tiap kali membaca buku, selingi dengan melihat hal yang ada di sekitar sebelum membaca lebih lanjut lagi.
  • Pemeriksaan rutin.

Untuk meningkatkan kesehatan mata dan untuk mencegah penyakit mata minus, sebaiknya sering mengasup makanan yang mengandung antioksidan untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan mata. Yang juga tak kalah penting adalah beristirahat, termasuk mengurangi paparan pemakaian gadget untuk menghindari terjadinya miopia pada mata atau mata minus.

Miopia Pada Mata

Posted in Cara mengobati mata minus, Gejala mata minus, Mata minus, Mengurangi Mata Minus, Obat Mata Minus, Penyebab mata minus | Leave a comment

Mencegah Mata Minus

Mencegah Mata Minus

 

“Bagaimanakah cara mencegah mata minus dan mengobatinya sehingga menjadi normal?” Pertanyaan itu mungkin sering muncul dikalangan orang yang mengidap mata minus atau yang bisa disebut juga rabun jauh.

Mencegah Mata Minus

Mencegah Mata Minus

Mata minus merupakan salah satu jenis gangguan mata yang menyebabkan penderita tidak bisa melihat jelas semua benda atau tulisan dengan jarak yang jauh. Kondisi ini menyebabkan penderita harus menggunakan kaca mata dengan lensa minus. Ketika memakai kacamata maka mata bisa melihat dengan jelas semua benda atau tulisan dengan jarak yang jauh ataupun dekat. Gangguan mata minus menjadi gangguan paling umum di dunia. Penderita bisa sangat bervariasi mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, baik laki-laki maupun perempuan. Kondisi ini sering menyebabkan penderita merasa tidak nyaman dan resiko gangguan mata lain.

Lalu Bagaimanakah Cara Mencegah Mata Minus ?

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai langkah mencegah mata minus, antara lain :

  1. Makan Makanan Yang Mengandung Vitamin A

Makan makanan yang mengandung vitamin A, seperti wortel, mangga, apel, dan lain-lain. Minumlah setiap hari, cara ini merupakan upaya untuk mencegah mata minus yang sangat mudah dipraktekkan karna bahan bakunya sangat mudah ditemukan.

  1. Konsumsi Buah Dan Sayuran

Jika anda suka atau memang diharuskan bekerja di depan komputer, maka salah satu cara mencegah mata minus yakni dengan mengkonsumsi buah dan sayuran. Sayuran yang paling direkomendasikan yakni wortel, karena wortel mengandung beta karoten dan juga Vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata selain itu juga dapat mencegah agar mata tidak rusak.

  1. Melatih Otot Mata

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya yaitu salah satu penyebab mata minus disebabkan mata berfokus terlalu lama pada suatu objek seperti layar ponsel sehingga otot mata lama kelamaan akan kaku. Jadi untuk mencegahnya dengan melatih otot mata anda, cara pencegahan mata minus yaitu fokuskan mata anda pada objek yang berada jauh, lalu objek yang dekat. Lakukanlah itu dengan rutin agar otot anda tidak kaku.

  1. Mencegah Mata Minus Dengan Menjaga Jarak Pandang

Ini adalah sebab utama seseorang terkena mata minus rabun dekat, yakni melihat objek seperti menonton televisi secara dekat. Cara mencegah mata minus dengan cara mengatur jarak pandang anda sampai kira-kira 50-100 cm dari layar tv. Selain itu bagi yang suka membaca buku juga usahakan tidak membaca sambil tiduran dan dengan cahaya yang kurang.

  1. Mencegah Mata Minus Dengan Istirahatkan Mata

Cara mencegah mata minus berikutnya yaitu dengan cara mengistirahatkan mata, karena jika terlalu lama maka akan terasa sakit. Pejamkanlah mata untuk beberapa menit atau jam, lalu mulailah pekerjaan anda kembali.

  1. Tidak Menggunakan Kacamata

Cara mencegah mata minus berikutnya adalah bila melakukan kegiatan yang tidak memerlukan fungsi mata dengan keseluruhan, lepas saja kaca mata Anda (kalau memakainya). Bila menggunakan kacamata, pilih yang gagangnya dan lensanya ringan. Supaya mata tidak cepat lelah. Ini juga salah satu cara memcegah mata minus.

  1. Mendapat Banyak Lutein dan Zeaxanthin

Pasti istilah ini sangat asing bukan? Sebenarnya Lutein merupakan karotenoid yang dapat ditemukan pada sayuran hijau yang mampu menjadi zat antioksidan serta melindungi mata dari radikal bebas. Contoh makanan yang mengandung Lutein antara lain bayam, brokoli, dll. Sama hal nya dengan Lutein, Zeaxanthin juga membantu melindungi mata. Contoh makanan yang mengandung Zeaxathin adalah kuning telur. Namun usahakan memakan kuning telur yang setengah matang agar zar Karotenoidnya tidak rusak ketika digoreng.

Cara mencegah mata minus dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang baik untuk kesehatan mata Anda, mengkonsumsi suplemen mata juga dapat mencegah mata minus. Salah satu suplemen mata yang baik dan terbukti ampuh untuk mengobati sekaligus mencegah mata minus adalah S-Lutena. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam Super Lutein.

Obat Mata Minus HerbalS-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Super Lutein Efeknya Dapat Dirasakan Dalam Hitungan Menit

  • 20 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh sistem pencernaan.
  • 40 menit setelah dikonsumsi, SuperLutein akan diserap oleh mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Mencegah Mata Minus

Posted in Cara mengobati mata minus, Gejala mata minus, Mata minus, Mengurangi Mata Minus, Obat Mata Minus, Penyebab mata minus | Leave a comment

Mata Minus Membuat Pusing

Mata Minus Membuat Pusing

 

Mata minus atau rabun merupakan suatu keadaan dimana kita tidak dapat melihat suatu objek secara jelas. Untuk mata minus sendiri dapat digolongkan menjadi dua yaitu mata minus rabun jauh dan rabun dekat. Rabun jauh adalah kelainan pada mata yang tidak mampu melihat dengan baik benda atau objek dengan jarak yang jauh.

Mata Minus Membuat Pusing

Mata Minus Membuat Pusing

Minus mata banyak terjadi disebabkan oleh radiasi yang terlalu berlebihan pada mata. Menonton televisi atau berada di depan komputer maupun laptop dengan jarak yang terlalu dekat dapat menyebabkan minus pada mata. Ketika Anda melihat objek yang terlalu dekat, otot mata Anda akan mengatur fokus mata Anda sehingga dapat terbiasa dengan kondisi ini. Oleh sebab itu, ketika Anda memakai kacamata, otot yang tadinya sudah menyesuaikan diri justru akan membuat minus mata semakin parah. Apalagi ketika Anda tetap melakukan kegiatan rutin dari jarak yang terlalu dekat.

Kenapa Mata Minus Membuat Pusing ?

Penyebab sakit kepala karena mata minus. Kenapa minus pada mata dapat menyebabkan sakit kepala? Penyakit sakit kepala atau pusing seringkali membuat penderitanya serasa bumi goncang, terbalik dan bergerak. Itu alami. Biasanya pusing muncul di saat sakit flu, demam, sakit gigi dan penyebab lainnya.

Pusing juga dapat diakibatkan oleh minus yang mengganggu jarak pandangan mata, membuat mata lelah karena kornea mata tertekan terlalu lama digunakan untuk melihat objek sama dalam waktu lama dan menganggu konsentrasi saraf otak dan menyebabkan pusing di kepala.

Cara Mengatasi Pusing Mata Minus

Bagi Sobat yang memiliki masalah dengan rabun jauh atau minus hingga menyebabkan kepala pusing, ada beberapa kiat yang harus dilakukan sebagai berikut:

  • Memakai kacamata dengan benar
  • Jangan tidur-tiduran ketika membaca buku atau menonton televisi
  • Jika lama menonton televisi, layar komputer, layar laptop, layar seluler selama berjam-jam langkan waktu 15 sampai 30 menit untuk mengistirahatkan mata dengan berjalan-jalan sekeliling rumah, melihat objek jauh yang hijau dan merilekskan mata.
  • Makan dan tidur teratur dan porsi yang cukup.

Selain dengan cara tersebut, mata minus yang sering membuat pusing dapat diobati dan dicegah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang baik untuk kesehatan mata Anda. Salah satu suplemen mata yang baik dan terbukti ampuh untuk mengobati sekaligus mencegah mata minus adalah S-Lutena. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam Super Lutein.

Obat Mata Minus HerbalKhasiat S.Lutena Untuk Mata adalah:

  • Mampu meningkatkan penglihatan
  • Mampu memperbaiki rabun senja
  • Mampu memperbaiki rabun jauh/dekat
  • Mampu memperbaiki astigmatisme (silinder)
  • Mampu memperbaiki katarak
  • Mampu memperbaiki “floaters”
  • Mampu meningkatkan mutasi makula lutea
  • Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Mata Minus Membuat Pusing

Posted in Cara mengobati mata minus, Gejala mata minus, Mata minus, Penyebab mata minus | Leave a comment

Mata Minus Apakah Karena Faktor Keturunan ?

Mata Minus Apakah Karena Faktor Keturunan ?

 

Mata minus atau dalam bahasa medis disebut Miopia (myopia) merupakan gangguan penglihatan yang terjadi akibat terjadinya kesalahan bias umum dari mata yang membuatnya sulit untuk melihat dengan fokus pada objek yang jauh. Dengan kata lain, seseorang yang mengalami gejala miopia akan dapat melihat benda atau object dekat dengan jelas, namun pada saat melihat object atau benda yang jaraknya jauh penglihatan menjadi buram atau kabur.

Mata Minus Apakah Karena Faktor Keturunan ?

Mata Minus Apakah Karena Faktor Keturunan ?

Gangguan atau gejala mata minus bisa timbul pada usia dini dan dapat memburuk pada usia remaja. Untuk itu perlu tau bagaiamana cara memelihara kesehatan mata agar terhindar dari gangguan mata seperti mata minus.

Mata Minus Apakah Karena Faktor Keturunan ?

Penyebab pasti mata minus belum dapat diketahui, namun memang genetika merupakan salah satu faktor utama terjadi mata minus, jadi jika kedua orangtua Anda mengalami gangguan rabun jauh maka mempunyai kesempatan untuk mengalami gangguan rabun jauh.

Gejala dan Tanda-tanda dari Mata Minus

Berikut ini beberapa gejala atau tanda-tanda mataminus:

  1. Pandangan Buram atau Kabur

Hal ini terjadi terutama pada saat seseorang berusaha untuk melihat object atau benda-benda yang jauh jaraknya. Untuk mengatasi hal tersebut, biasanya penderita akan menyipitkan mata secara terus menerus, atau mendekatkan pandangan dengan object yang ingin dilihat.

  1. Sakit Kepala atau Pusing

Seseorang yang memiliki gangguan miopia dapat mengalami rasa pusing atau sakit kepala yang disebabkan oleh tingkat ketegangan mata yang berlebihan yang menimbulkan mata menjadi lelah. Salah satu yang menimbulkan adanya penyebab sakit kepala karena aliran darah yang tersumbat yang menghambat darah mengalir lancar ke bagian kepala.

  1. Penglihatan Menjadi Lebih Buruk pada Malam Hari

Orang yang memiliki gangguan miopia akan mengalami kesulitan dalam melihat terutama pada saat sedang mengemudikan kendaraan di malam hari. Hal ini sering disebut night myopia.

  1. Lebih Mendekat pada Object atau Benda

Jika ingin melihat secara jelas, seorang penderita miopia biasanya akan lebih mendekatkan diri dengan object yang ingin dilihatnya. Seperti pada saat nonton TV, film layar lebar, membaca, maupun object-object yang lain.

  1. Sering Mengucek atau Berkedip

Hal ini seringkali dilakukan oleh penderita mata minus dengan tujuan untuk memperjelas penglihatan yang semula tampak kabur. Banyak orang yang tidak mengetahui bahaya mengucek mata dengan tangan. Siapa sangka jika mengucek mata menggunakan tangan akan memperburuk penglihatan hingga menyebabkan kerusakan saraf pada mata.

Gejala miopia bisa menjadi tanda tidak normalnya kadar gula darah pada penderita diabetes atau sebagai indikasi awal terjadinya katarak. Untuk melakukan pengobatan terhadap mata minus, memang sebaiknya mengenali dan memahami gejala miopia yang di alami. Menjaga kesahatan mata sangatlah penting karena mata dapat di katakan organ yang paling penting dalam melakukan  kegiatan sehari-hari.

Koreksi mata miopia adalah dengan memakai lensa minus/negatif ukuran teringan yang sesuai untuk mengurangi kekuatan daya pembiasan di dalam mata sedangkan mata dengan astigmatisme adalah dengan menggunakan lensa silindris. Biasanya pengobatan dengan kaca mata dan lensa kontak.

Untuk mencegah penambahan minus, sebaiknya pasien juga menjalani gaya hidup sehat bagi mata, seperti mengatur jarak baca 40 – 45 cm dengan cahaya yang cukup, mengistirahatkan mata setiap kali melakukan kegiatan membaca buku atau menggunakan komputer, serta makan makanan yang banyak mengandung vitamin A. Kegiatan seperti melihat komputer dan handphone terus menerus membuat otot mata selalu berkontraksi untuk melihat dekat, akhirnya seringkali timbul kelelahan otot mata yang menimbulkan nyeri kepala. Selain itu beberapa sumber mengaitkan seringnya memfokuskan mata untuk melihat dekat menyebabkan terjadinya mata minus, namun hal ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Sedangkan satu-satunya cara untuk mengurangi minus adalah dengan tindakan medis adalah dengan melakukan pembedahan pada kornea mata, yaitu dengan keratotomi radial, keratotomi fotorefraktif, atau Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis (LASIK).

Mata Minus Apakah Karena Faktor Keturunan ?

Posted in Cara mengobati mata minus, Gejala mata minus, Mata minus, Penyebab mata minus | Leave a comment

Penyebab Mata Minus dan Silinder

Penyebab Mata Minus dan Silinder

 

Gangguan mata yang paling sering terjadi adalah mata minus dan silinder. Masing-masing penderitanya harus mengenakan kacamata. Namun, apa perbedaannya ? dan apa penyebab mata minus dan silinder ?

Penyebab Mata Minus dan Silinder

Penyebab Mata Minus dan Silinder

Perbedaan Mata Minus dan silinder

Mata minus (miopi) adalah penyakit mata dimana ditemukan kasus bahwa kelengkungan kornea yang lebih pendek serta sumbu bola mata yang terlalu panjang. Ini biasanya adalah penyakit turunan dari orangtua atau yang diakibatkan oleh aktifitas penglihatan yang terlalu dekat dan cukup lama,misalnya banyak membaca atau terlalu lama bekerja di depan computer.

Sedangkan, mata silinder adalah kasus dimana kornea antara horizontal dan vertical tidak sama.Ini juga jenis penyakit mata turunan dari orang tua dan juga dipengaruhi gaya hidup yang tidak benar seperti melihat atau membaca dengan keadaan miring/tiduran.Silinder cenderung tidak bertambah seperti pada mata minus bila dijaga dengan menggunakan kacamata yang tepat atau menggunakan lensa kontak. Silinder justru akan bertambah bila kita tidak menggunakan ukuran aslinya. Pada umumnya, sekali diberikan ukuran yang sebenarnya maka silinder akan tetap pada ukuran tersebut.

Apa penyebab mata minus dan silinder ?

Berikut beberapa penyebab mata minus dan silinder, antara lain :

  1. Asupan Makanan Sehat Minim

Pola makan yang sehat, yang memenuhi syarat 4 sehat 5 sempurna juga sangat berpengaruh terhadap mata. Biasakan makan-makanan yang seimbang, baik antara karbohidrat dan sayur-mayur dan dilengkapi dengan buah-buahan. Mengonsumsi karbohidrat yang berlebihan selain tidak baik bagi tubuh, juga tidak baik untuk kandungan ketajaman pada mata.

  1. Kebiasaan Buruk

Kebiasaan pola hidup yang buruk dapat memicu penyebab mata minus dan silinder serta mempengaruhi kesehatan pada mata bahkan dapat merusak mata. Karena kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering di lakukan dapat menyebabkan mata mudah lelah dan terbiasa melakukan kerja penglihatan dengan tidak sesuai kerja pada otot mata. Namun, kebiasaan-kebiasaan yang memicu mata minus ini, sering tidak kita sadari, contoh kebiasaan buruk yang merusak mata adalah: membaca di tempat yang redup / gelap, kebiasaan membaca sambil tiduran, kebiasaan membaca dengan jarak yang terlalu dekat, dan kebiasaan buruk lainnya.

  1. Berada di Ruangan yang Tidak Sehat

Sering berada di lingkungan yang kurang sehat, tentu dapat mempengaruhi kesehatan dan kebersihan mata, baik lingkungan udara, air, maupun makanan. Sering beradu di jalan raya yang pasti penuh dengan polusi, yang tidak baik terhadap mata, mata menjadi terkena debu dan udara kotor. Polusi dan asap kendaraan sebenarnya juga penyebab mata minus dan silinder jika terlalu sering terkena polutan udara kotor dan terik sinar mata hari yang berlebih juga tidak baik untuk mata. Makanan-makanan yang banyak mengandung zat pengawet dan pewarna juga dapat memicu kerusakan pada mata dan menyebabkan mata minus dan silinder.

  1. Asupan Gula Berlebihan

Disadari atau tidak ternyata penelitian mengungkapkan, bahwa banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, terutama gula. Ternyata makanan manis dapat menjadi penyebab mata minus dan silinder pada mata kita, jadi kita harus seimbang mengonsumsi makan dan minum yang sehat untuk suplay tubuh kita, dan terutama untuk kesehatan dan ketajaman mata kita.

  1. Jarang dapat Sinar Ultra Violet

Meskipun di awal saya mengatakan bahwa terkena sinar matahari itu dapat berpengaruh pada kesehatan mata, namun itu jika terlalu berlebihan, karena mata kita rentang pada sinar yang terlalu panas dan terik matahari secara langsung. Maka, untuk mendapatkan sinar matahari yang cukup, bisa saya sarankan untuk sambil berolahraga kecil pada pagi hari untuk jalan-jalan sekalian melihat tanaman yang hijau-hijau segar, juga mendapat sinar matahari untuk pemenuhan rangsangan cahaya alami pada mata, yaa kan juga sekalin dapat vitamin D untuk kulit dan tulang. Jika anda berada dalam perjalanan atau sedang berada di luar rumah dan matahari sangat terik, saya sarankan anda untuk menggunakan kacamata hitam, agar mata kita tidak silau dan merangsang gejala mata minus.

  1. Sering di Depan Layar Kaca

Maksudnya jika anda berada terlalu banyak menatap dan menonton televisi maupun komputer yang mempunyai sinar radiasi tinggi dapat memicu penyebab mata minus dan silinder, karena saat mata kita memelototi layar televisi maupun komputer, mata kita akan berkedip lebih sedikit dari pada saat kita tidak memelototi layar radiasi tersebut.

Maka, mengakibatkan selaput mata kita menjadi cepat kering, dan retina bekerja tidak normal, yaa akibatnya mata menjadi cepat minus atau plus. Minus biasanya di derita pada anak-anak sampai dewasa, dan plus biasanya di derita oleh orang tua, meskipun tidak menutup kemungkinan bisa sebaliknya.

  1. Pemakaian Kaca Mata Berlebihan

Pemakaian kacamata yang terlalu sering membuat mata anda tidak berkesempatan pada mata untuk bekerja mencari titik fokusnya sendiri. Pandangan ini masih banyak yang memperdebatkan, antara pemicu penyebab mata minus dan silinder karena terlalu tergantung memakai kacamata dengan pandangan bahwa sebaiknya ada kalanya membiarkan mata bernafas, tanpa bantuan kaca mata. Karena jika mata terlalu lama menggunakan kacamata, sebenarnya kita mengajarkan pada mata kita untuk ketergantungan pada kacamata dalam melihat.

Nah itulah beberapa penyebab mata minus dan silinder. Semoga artikel mengenai penyebab mata minus dan silinder diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

Penyebab Mata Minus dan Silinder

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Cara Mencegah Rabun Jauh

Cara Mencegah Rabun Jauh

 

Mata minus atau rabun jauh adalah kondisi mata yang menyebabkan objek yang dekat terlihat jelas sementara objek yang jauh terlihat kabur. Kondisi ini juga disebut dengan istilah miopia. Kebanyakan terjadinya mata minus mungkin sering melakukan pekerjaan dan membaca materi atau artikel dengan pandangan mata yang terlalu dekat. Sehingga otot yang mengatur pengelihat kita terlalu tegang dan fokus.

Cara Mencegah Rabun Jauh

Cara Mencegah Rabun Jauh

Tingkat keparahan mata minus sangat beragam dan berbeda-beda pada tiap penderita. Pengidap mata minus atau rabun jauh ringan umumnya tidak membutuhkan penanganan khusus. Sedangkan mata minus yang tergolong parah akan memengaruhi kemampuan melihat pengidapnya sehingga harus ditangani dengan seksama.

Biasanya mata minus terjadi jika kita sering berkerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama. Ketika ini terjadi otot di mata kita yang mengatur fokus mata akan terbiasa dengan kondisi seperti ini. Menggunakan kacamata untuk mengkoreksi mata minus akan memaksa otot mata Anda untuk terbiasa dengan kondisi yang tidak normal sehingga dapat membuat mata minus semakin parah ketika anda tetap melalukan pekerjaan rutin secara dekat.

Bagaimana cara mencegah rabun jauh ?

Berikut ini adalah beberapa cara mencegah rabun jauh yang dapat dilakukan, antara lain :

  1. Cara Mencegah Rabun Jauh Dengan Konsumsi Buah Dan Sayuran

Jika anda suka atau memang diharuskan bekerja di depan komputer, maka salah satu cara mencegah rabun jauh yakni dengan mengkonsumsi buah dan sayuran. Sayuran yang paling direkomendasikan yakni wortel, karena wortel mengandung beta karoten dan juga Vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata selain itu juga dapat mencegah agar mata tidak rusak.

  1. Cara Mencegah Rabun Jauh Dengan Menjaga Jarak Pandang

Ini adalah sebab utama seseorang terkena mata minus rabun jauh, yakni melihat objek seperti menonton televisi secara dekat. Cara mencegah mata minus dengan cara mengatur jarak pandang anda sampai kira-kira 50-100 cm dari layar tv. Selain itu bagi yang suka membaca buku juga usahakan tidak membaca sambil tiduran dan dengan cahaya yang kurang. Cara Mencegah Rabun Jauh

  1. Cara Mencegah Rabun Jauh Dengan Makan Makanan Yang Mengandung Vitamin A

Makan makanan yang mengandung vitamin A, seperti wortel, mangga, apel, dan lain-lain. Minumlah setiap hari, cara ini merupakan cara mencegah rabun jauh yang sangat mudah dipraktekkan karna bahan bakunya sangat mudah ditemukan.

  1. Cara Mencegah Rabun Jauh Dengan Melatih Otot Mata

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya yaitu salah satu penyebab mata minus disebabkan mata berfokus terlalu lama pada suatu objek seperti layar ponsel sehingga otot mata lama kelamaan akan kaku. Jadi untuk mencegahnya dengan melatih otot mata anda, cara pencegahan mata minus yaitu fokuskan mata anda pada objek yang berada jauh, lalu objek yang dekat. Lakukanlah itu dengan rutin agar otot anda tidak kaku.

  1. Cara Mencegah Rabun Jauh Dengan Istirahatkan Mata

Cara mencegah rabun jauh berikutnya yaitu dengan cara mengistirahatkan mata, karena jika terlalu lama maka akan terasa sakit. Pejamkanlah mata untuk beberapa menit atau jam, lalu mulailah pekerjaan anda kembali.

  1. Tidak Menggunakan Kacamata

Cara mencegah rabun jauh berikutnya adalah bila melakukan kegiatan yang tidak memerlukan fungsi mata dengan keseluruhan, lepas saja kaca mata Anda (kalau memakainya). Bila menggunakan kacamata, pilih yang gagangnya dan lensanya ringan. Supaya mata tidak cepat lelah. Ini juga salah satu cara memcegah mata minus.

  1. Mendapat Banyak Lutein dan Zeaxanthin

Pasti istilah ini sangat asing bukan ? Sebenarnya Lutein merupakan karotenoid yang dapat ditemukan pada sayuran hijau yang mampu menjadi zat antioksidan serta melindungi mata dari radikal bebas. Contoh makanan yang mengandung Lutein antara lain bayam, brokoli, dll. Sama hal nya dengan Lutein, Zeaxanthin juga membantu melindungi mata. Contoh makanan yang mengandung Zeaxathin adalah kuning telur. Namun usahakan memakan kuning telur yang setengah matang agar zar Karotenoidnya tidak rusak ketika digoreng.

Cara mencegah rabun jauh dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang baik untuk kesehatan mata Anda, mengkonsumsi suplemen mata juga dapat mencegah mata minus. Salah satu suplemen mata yang baik dan terbukti ampuh untuk mengobati sekaligus mencegah mata minus adalah S-Lutena. S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam Super Lutein.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Cara Mencegah Rabun Jauh

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Mata Minus, Plus dan Silinder

Mata Minus, Plus dan Silinder

 

Gangguan mata yang paling sering terjadi adalah mata minus, plus dan silinder. Masing-masing penderitanya harus mengenakan kacamata. Namun, apa perbedaannya ?

Mata Minus, Plus dan Silinder

Mata Minus, Plus dan Silinder

Mata Minus / Miopi / Rabun Jauh

Miopi atau mata dekat adalah cacat mata yang disebabkan oleh bola mata terlalu panjang sehingga bayang-bayang dari benda yang jaraknya jauh akan jatuh di depan retina. Pada mata dekat ini orang tidak dapat melihat benda yang jauh, mereka hanya dapat melihat benda yang jaraknya dekat. Untuk cacat seperti ini orang dapat ditolong dengan lensa cekung (negatif). Miopi biasa terjadi pada anak-anak.

Miopi dapat ditolong dengan menggunakan kacamata berlensa cekung atau negatif atau minus. Oleh karena itu mata miopi disebut juga dengan mata minus.

Mata Plus / Rabun Dekat / Hipermetropy

Hipermetropy atau rabun dekat adalah mata hanya dapat melihat jarak jauh. Mata hipermetropik lebih pendek daripada mata normal. Cahaya dari objek jarak dekat (misalnya ketika membaca buku), tidak dapat terfokus secara jelas pada retina. Mata terlalu pendek sehingga objek jarak dekat terlihat kabur. Hipermetropy atau rabun dekat dapat ditolong dengan kacamata berlensa cembung / positif / plus.

Astigmatisma/Mata Silinder/Silindris

Astigmatisma merupakan kelainan yang disebabkan bola mata atau permukaan lensa mata mempunyai kelengkungan yang tidak sama, sehingga fokusnya tidak sama, akibatnya bayang-bayang jatuh tidak pada tempat yang sama. Untuk menolong orang yang cacat seperti ini dibuat lensa silindris, yaitu yang mempunyai beberapa fokus.

Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu objek yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina. Pada kelainan mata astigmatisma, bola mata berbentuk elips atau lonjong seperti bola rugbi sehingga sinar yang masuk ke dalam mata tidak akan bertemu di satu titik retina, hal ini akan menyebabkan pandangan menjadi kabur, tidak jelas, berbayang baik pada saat melihat jauh maupun dekat. Mata Minus, Plus dan Silinder

Astigmatisma atau mata silindris dapat ditolong dengan menggunakan lensa silinder baik itu berupa kaca mata atau lensa kontak.

Cara Mencegah Mata Minus, Plus dan Silinder

Mencegah lebih baik daripada mengobati kata bijak ini tentu sering kita dengar. Ada baiknya kita menerapkan kata bijak itu dalam keseharian kita agar kita terhindar dari penykit serta terhindar dari mata minus, plus dan silinder. Berikut ini adalah cara mencegah penyakit mata minus, plus dan silinder agar tidak bertambah, antara lain :

  • Menjaga jarak baca 40-45 cm pada buku dan jarak pandang 60 cm pada layar komputer. Mata Minus, Plus dan Silinder
  • Pastikan anak memakai kacamatanya secara rutin.
  • Makan makanan yang cukup gizi untuk kesehatan mata.
  • Perhatikan sistem pencahayaan saat anak beraktivitas seperti membaca dan menonton TV.
  • Tiap kali membaca buku, selingi dengan melihat hal yang ada di sekitar sebelum membaca lebih lanjut lagi.
  • Pemeriksaan rutin.

Cara Mengobati Mata Minus, Plus dan Silinder

Untuk meningkatkan kesehatan mata dan untuk mencegah dan mengatasi mata minus, plus dan silinder, sebaiknya sering mengasup makanan yang mengandung antioksidan untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan mata. Yang juga tak kalah penting adalah beristirahat, termasuk mengurangi paparan pemakaian gadget untuk menghindari terjadinya mata minus, plus dan silinder pada anak.

Obat Mata S LutenaSelain dengan cara tersebut, Anda juga bisa mengatasi mata minus, plus dan silinder dengan mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. S.Lutena diyakini bisa menyembuhkan Mata Minus, Plus dan Silinder karena mengandung berbagai vitamin yang baik untuk kesehatan mata.

S-Lutena merupakan suplemen gizi yang banyak mengandung karotenoid (β-karoten) yang manfaatnya sebanding dengan makan sayuran yang berwarna merah, kuning, oranye, dan berdaun hijau gelap. 5 karotenoid lainnya juga terdapat dalam super lutein.

S-Lutena sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata. Mata Minus, Plus dan Silinder

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Mata Minus, Plus dan Silinder

Posted in Uncategorized | Leave a comment